Berita Otomotif

Sering Dianggap Sepele Padahal Melemahkan Performa Penyebab Knocking Mesin

Sering Dianggap Sepele Padahal Melemahkan Performa Penyebab Knocking Mesin – Knocking mesin biasanya disebabkan oleh sebagian hal. Tapi sayang, banyak pemilik mobil meremehkan hal tersebut.

Knocking sendiri sebetulnya memiliki makna sebagai mesin yang berbunyi mengelitik. Kondisi ini disebabkan oleh detonasi munculnya nada yang diikuti bersama adanya getaran.

Pada suasana ini, knocking mesin bisa disebabkan oleh banyak faktor. Namun biasanya knocking terhadap mesin disebabkan oleh sistem pembakaran di ruang bakar yang tidak cukup normal atau prematur.

Penyebab ini bisa saja dikarenakan campuran udara dan bahan bakar yang masuk ke mesin terbakar lebih awal sebelum busi memercik. Sehingga suasana ini disebut sebagai miss fire yang menjadi penyebab munculnya gejala knocking.

Penyebab Knocking Mesin

Masalah pertama dari knocking mesin salah satunya disebabkan oleh pemakaian bahan bakar yang salah. Oktan yang tidak cocok bersama yang diperlukan oleh mesin menjadi segi terbesar munculnya knocking.

Nilai oktan bahan bakar yang diperlukan oleh mesin tidak sesuai. Sehingga kompresi menjadi mengalami penurunan dan sebabkan mesin bekerja ekstra untuk memproses pembakaran yang tidak cukup optimal.

Padahal, tiap-tiap kendaraan telah sesuai oleh pabrikan mengenai keperluan bahan bakar bersama oktan yang sesuai. Misalnya mesin bersama kompresi 10:1 direkomendasi Mengenakan oktan minimal 92.

Atau kompresi yang lebih tinggi termasuk memerlukan bahan bakar yang lebih tinggi juga. Penggunaan bahan bakar bersama oktan yang tidak cocok inilah yang menjadi penyebab terbesar munculnya mesin menjadi mengelitik.

Lalu, apa penyebab lain yang menjadi penyebab mesin menjadi knocking? Faktor lainnya adalah endapan karbon yang telah merasa parah.
Endapan Karbon Akibat Pemakaian

Pada mobil yang telah berusia lebih dari 10 tahun, biasanya berlangsung endapan karbon yang cukup banyak. Hal ini berlangsung bersamaan pemakaian, atau umur mobil tersebut.

Penumpukan karbon di sebagian area ruang bakar bisa sebabkan performa mobil menjadi menurun. Hal berikut jelas bisa menurunkan kompresi mesin mobil.

Endapan karbon ini bisa dihilangkan bersama sebagian cara. Salah satunya adalah bersama menggunakan pembersih karbon bersama cairan engine conditioner.

Atau bisa termasuk melaksanakan pembersihan karbon di bengkel terdekat. Untuk melaksanakan pembersihan Mengenakan cairan engine conditioner, bisa dilaksanakan bersama menyemprotkan cairan ke di dalam lubang busi.

Busi lebih-lebih dahulu dilepas, selanjutnya disemprotkan cairan engine conditioner. Diamkan sepanjang 15 menit, selanjutnya masukkan lagi busi.

Nyalakan mobil sembari di gas. Nantinya dari knalpot akan muncul asap putih sinyal kerak karbon merasa terkikis.

Jika datang ke bengkel, anda bisa Mengenakan jasa pembersihan karbon. Cara ini dilaksanakan bersama menyedot kerak karbon menggunakan alat khusus.

Untuk cost melaksanakan pembersihan kerak karbon di bengkel kisaran biayanya raih Rp300 ribu hingga Rp1 juta terkait bengkel dan pengerjaan.
Setting Mesin Berubah

Hal lain terhadap knocking mesin termasuk disebabkan oleh settingan mesin yang berubah. Settingan terhadap mobil baru yang telah injeksi, biasanya rusaknya disebabkan sebagian komponen.

Misalnya sensor yang telah rusak layaknya sensor air flow, sensor manifold air pressure dan sensor knock terhadap mesin yang telah merasa error.

Biasanya rusaknya berlangsung akibat segi usia. Sensor yang telah merasa rusak ini sebabkan ECU membaca ketidakstabilan.

Sehingga ECU memaksa untuk mengubah setting pengapian, menambah debit bahan bakar yang muncul dan udara yang masuk ke mesin menjadi berubah.

Untuk itu terlalu direkomendasi termasuk mengecek sensor terhadap mobil yang telah injeksi. Sedangkan untuk mobil yang masih Mengenakan karburator masih mengandalkan sebagian hal di atas.
Salah Memakai Busi

Knocking terhadap mesin termasuk bisa disebabkan oleh salahnya pemakaian busi. Salah Mengenakan busi berpotensi dan berpengaruh kepada engine knocking.

Jika Mengenakan busi yang tidak cocok spek pabrikan, percikan api bisa terlalu besar atau terlalu kecil. Jika percikan api terlalu kecil, maka sistem pembakaran menjadi tidak sempurna.

Pembakaran yang tidak sempurna ini sebabkan karbon deposit menjadi tersisa di ruang bakar. Jika dibiarkan terus menerus, karbon berikut bisa menumpuk di di dalam ruang mesin.

Dalam jangka pas yang lama, mesin akan menjadi berbunyi mengelitik. Ada baiknya menggunakan busi yang cocok bersama spesifikasi yang diperlukan oleh mobil tersebut.
Efek Buruk dari Engine Knocking

Jika dibiarkan di dalam pas yang lama, mesin yang telah berbunyi mengelitik bisa memiliki pengaruh buruk. Beberapa pengaruh jelek dari engine knocking apalagi bisa terlalu menyebabkan kerusakan mesin.

Lalu, apa saja pengaruh jelek dari knocking terhadap mesin ini? Bagaimana langkah mengatasi sehingga mesin mobil tidak berbunyi mengelitik?
Performa Mesin Berkurang

Efek pertama yang akan segera dirasakan kala mengalami gejala knocking di dalam pas yang lama jikalau didiamkan adalah performa yang berkurang. Tenaga mesin mobil akan menjadi hilang dan tidak cukup bertenaga.

Mobil yang biasanya mudah mengeluarkan tenaga terbaiknya, ini seakan layaknya hilang tenaga. Alhasil, bahan bakar akan menjadi lebih boros dibanding biasanya.

Salah satu penyebabnya bisa saja salah isikan bahan bakar bersama mutu rendah. Untuk itu, gunakanlah bahan bakar mobil yang cocok bersama spesifikasi mobil tersebut.
Boros Bahan Bakar

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahan bakar akan menjadi lebih boros dibanding biasanya. Ini biasanya disebabkan oleh salahnya pemakaian bahan bakar.

Analoginya begini, mobil yang Mengenakan bahan bakar bersama oktan tinggi memiliki pembakaran yang sempurna. Sehingga effort untuk menginjak pedal gas menjadi berkurang.

Karena bersama menginjak sedikit saja, mobil telah berlangsung dan mendapatkan tenaga yang sesuai. Sebaliknya, jikalau menggunakan bahan bakar bersama oktan di bawah yang ditentukan, maka pengemudi kudu menginjak pedal gas lebih dalam.

Karena pembakaran dari bahan bakar bersama oktan di bawah minimum menjadi tidak cukup sempurna. Untuk itu, gunakanlah bahan bakar memiliki kualitas bersama nilai oktan yang diperlukan oleh mobil.
Komponen Internal Mesin Berkurang

Jika didiamkan di dalam pas yang lama, maka anggota di dalam mesin atau internal akan menjadi rusak. Komponen anggota di dalam mesin bisa dipastikan rusak akibat banyaknya kerak karbon yang tersedia di ruang bakar.

Beberapa komponen layaknya piston, connecting rod, klep, dan komponen lainnya bekerja lebih berat. Karena beban kerjanya menjadi lebih berat, maka anggota di dalam mesin mengalami keausan.

Keausan inilah yang memperpendek umur komponen internal mesin. Untuk diketahui, perbaikan komponen internal mesin biasanya cukup kuras cost dan waktu.

Harga spare part mesin tiap-tiap mobil berbeda-beda. Namun jikalau telah turun mesin dan mengganti komponen, cost perbaikannya bisa raih lebih dari Rp10 jutaan terkait kerusakan.

Semakin banyak komponen di dalam mesin yang rusak, tambah banyak cost yang keluar. Untuk itu, terlalu perlu merawat dan merawat mesin.

Jika telah mengalami gejala mesin knocking, sebaiknya segera segera diidentifikasi. Lebih baik menahan daripada mengobati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *