Berita Otomotif

Perbandingan Honda Scoopy Dan Beat Buat Yang Bingung Pilih Yang Mana

Perbandingan Honda Scoopy Dan Beat Buat Yang Bingung Pilih Yang Mana

Perbandingan Honda Scoopy Dan Beat Buat Yang Bingung Pilih Yang Mana

Honda Scoopy dan Beat, lini skutik yang digemari masyarakat. Meski berada di segmen mesin yang sama, tapi masing-masing disempurnakan fitur dan desain berbeda. Nah, bagi Anda yang bingung memilih, kali ini OTO menjabarkan perbandingan Honda Beat dengan Scoopy.

Varian dan Harga
Beat di tawarkan didalam 3 varian yang terbagi ulang jadi 7 tipe. Varian pertama adalah Sporty, yang sengaja dihadirkan untuk semua susunan konsumen. Skutik ini dijual didalam 3 tipe, yakni Sporty Cast Wheel (CW) yang dibanderol Rp 15,5 juta, Sporty Combi Brake System (CBS) seharga Rp 15,7 juta dan Sporty CBS-Idling Stop System (ISS) yang dijual dengan harga Rp 16,2 juta.

Masing-masing varian memiliki opsi warna berbeda. Untuk CW hanya tersedia dua, Hard Rock Black dan Dance White. Lalu jenis CBS terdapat Techno Blue White, Garage Black, Funk Red White, tetapi jenis CBS-ISS memiliki tiga pilihan: Fusion Magenta Black, Electro Blue White dan Soul Red White.

Varian yang lebih menyasar sifat customer muda, terdapat Beat Pop. Sama seperti Sporty, tersedia 3 jenis yang disuguhkan Honda untuk Pop; Pop CW (Rp 15,05 juta), Pop CBS (Rp 15,25 juta) dan Pop CBS ISS (Rp 15,75 juta). Berbeda dengan Pop, pilihan warna tak dibedakan tipe, yaitu: Acoustic Black, harmony Black White, Symphony Blue White dan Groovy Red White.

Street jadi varian ketiga. Punya tampilan lebih macho, Street tampaknya bertujuan untuk customer pria yang idamkan tunggangan berpenampilan unik. Varian ini hanya disodorkan didalam 1 jenis CBS dengan banderol Rp 16,175 juta. Terdapat 3 penawaran warna untuk Street; Special Matte Black, Street Black dan Street White.

Honda Scoopy hanya tersedia 1 varian dengan 7 pilihan warna: Sporty Black, Sporty Red, Sporty White, Stylish Matte Brown, Stylish Black, Stylish Matte Red dan Stylish White. Harga Scoopy lebih mahal daripada Beat, Rp 18, 3 juta.

Desain dan Fitur
Scoopy sengaja dihadirkan didalam format retro. Garis desainnya tidak tajam, dipadukan pelek berukuran 12 inci, menjadikannya sebagai motor yang cocok digunakan untuk harian maupun hobi. Walau retro, berbagai fitur terkini disematkan Honda. Panel instrumen dengan eco indicatornya merupakan perpaduan analog dan digital yang memiliki wajah retro. Tak ketinggalan lampu proyektor LED yang memaksimalkan penerangan jalan. Di bawah joknya terdapat bagasi berkapasitas 15,4 liter.

Keamanan Scoopy diperkuat terdapatnya fitur anti-theft alarm. Anda pun tak perlu ada problem melacak motor di parkiran gara-gara disempurnakan answer back system. Kenyamanan pengendara ditunjang terdapatnya power charger yang tertempel di kompartemen depan. Pengendara dapat memelihara energi ponselnya senantiasa terisi penuh.

Untuk desain Beat, masing-masing jenis memiliki tampilan berbeda. Sesuai namanya, Beat Sporty memiliki lekuk tajam yang terkesan dinamis. Sedangkan garis bodi Pop lebih lembut, agar cocok untuk anak muda, terlebih wanita. Beat Street memiliki kesan lebih agresif dengan stang telanjang. Sektor kaki-kakinya memanfaatkan pelek 14 inci berdesain sporty.

Desain panel instrumen Beat Sporty dan Pop, gabungan digital dan analog yang berkonsep futuristik. Wajah berlainan ditonjolkan panel instrumen Street yang full figital. Bagasi yang terdapat di bawah jok berukuran lebih kecil dari Scoopy, 11 liter. Ukuran segitu sebetulnya memadai untuk menampung barang-barang.

Baik Beat maupun Scoopy memiliki teknologi Combi Break System (CBS). Fitur ini mengizinkan pengereman lebih optimal, lantaran rem belakang dan depan bekerja seiring lewat tekanan terhadap satu tuas. Namun, CBS terhadap Beat tidak di tawarkan didalam semua tipe.

Mesin
Kedua skutik Honda ini, sama-sama ditenagai jantung mekanis 110cc berteknologi eSP (enhanced smart power), yang meyakinkan pembakaran lebih prima dan kurangi gesekan antarkomponen. Sistem penyemprot bahan bakar ke ruang silinder mengusung injeksi PGM-FI. Selain itu, setelan diameter langkahnya juga serupa 50 x 55,1 mm dan rasio kompresi 9,5:1.

Namun, Scoppy disetel Honda lebih bertenaga daripada Beat. Keluaran energi maksimum skutik bergaya klasik ini mencapai 9,1 ps, tetapi lini beat 8,69 ps. Begitu pula terhadap torsi, Beat dapat memproduksi 9,01 Nm, terpaut 0,39 Nm dari Scoopy atau tepatnya 9,4 Nm. Setingan ini sepertinya sengaja dibuat Honda, lantaran Scoopy memiliki bobot lebih berat 4-7 kg dibanding lini Beat.

Kenyamanan berkendara Beat dan Scoopy ditingkatkan lewat keberadaan teknologi starter ACG. Berkatnya, membangkitkan mesin jadi lebih halus. Fitur ini juga membantu Idling Stop System (ISS), sebuah teknologi yang dapat menekan mengkonsumsi bahan bakar, dengan cara mematikan mesin dikala motor berhenti sesaat.

Urusan mengkonsumsi bahan bakar, Beat diklaim dapat meraih angka 59 km per liter (Euro3) dan 63 km per liter (Euro2). Kedua angka itu didapatkan lewat metode ECE R40 dengan pemakaian ISS. Sedangkan pengujian tanpa ISS didapatkan 55 km per liter (Euro3) dan 57 km per liter (Euro2).

Scoopy sendiri mengkonsumsi bahan bakarnya 59 km per liter (Euro3) dan 61,9 km per liter (Euro2). Keduanya merupakan hasil dari pengujian memanfaatkan metode yang serupa dengan Beat dan ISS aktif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *